December, 2016

now browsing by month

 

JADWAL TERAPI

JADWAL TERAPI Gd. AD DAKWAH:

Buka Mulai Jam 09.00-Dzuhur (Sesi 1)

Jam 13.00-Ashar (Sesi 2)

 

Senin : Ardhi & Azis

Selasa : Edy & Ardhi

Rabu : Iqna & Syam

Kamis : Ikna & Aziz

Jumat : Edy & Ardhi

Sabtu : Syam & Aziz

Minggu : Pelatihan Intensif

Call Center: Konfirmasi

0856-2477-4517 (Ikhwan)

0812-4348-8527 (Akhwat)

Apa Itu RehabHati

RehabHati merupakan Jaringan Global dengan platform Yayasan Sosial Dakwah yang bergerak dengan satu visi, menuju generasi muda indonesia bertauhid 2020. Salah satu misi kami adalah mengenalkan sunnah yang hampir punah di masyarakat pada bidang spesific; Ruqyah Syariyyah yang dikemas dalam “Training RehabHati”. RehabHati merupakan sebuah sinergi antara Tazkiyyah An Nafs dan Teraphy Al Qur’an.

Kami realisasikan Konsep RehabHati ini dalam pelatihan singkat selama dua hari dengan porsi materi (teori dan aplikatif) sebanyak 70 % pada penyucian jiwa dari kotorannya (tazkiyyah an nafs), kemudian sisanya sebanyak 5 % teraphy al Qur’an (ruqyah syariiyah), 15 % teraphy mandiri dan 10 % adalah hijrah yang menjadi tujuan utama pergerakan kami. Mengajak jiwa untuk kembali, kepada fitrahnya yang tenang, bahagia, bercahaya dan memiliki kekuatan untuk berjalan menuju Rabbnya.

Ahlan wa Sahlan. Kami berharap RehabHati ini menjadi tempat kembali jiwa yang terpelanting kesudut sepi, menjadi mercusuar dan cahaya penuntun untuk kebahagiaan yang Abadi!

ANTARA SIHIR, KAROMAH, DAN MU’JIZAT

Imam Al-Maziri rahimahullaah berkata,

وَالْفَرْقُ بَيْنَ السِّحْرِ وَالْمُعْجِزَةِ وَالْكَرَامَةِ أَنَّ السِّحْرَ يَكُونُ بِمُعَانَاةِ أَقْوَالٍ وَأَفْعَالٍ حَتَّى يَتِمَّ لِلسَّاحِرِ مَا يُرِيدُ وَالْكَرَامَةُ لَا تَحْتَاجُ إِلَى ذَلِكَ بَلْ إِنَّمَا تَقَعُ غَالِبًا اتِّفَاقًا وَأَمَّا الْمُعْجِزَةُ فَتَمْتَازُ عَنِ الْكَرَامَةِ بِالتَّحَدِّي

“Dan perbedaan antara sihir, mu’jizat, dengan karomah, adalah sihir dapat terjadi dengan bantuan sejumlah bacaan dan perbuatan, sehingga semua yang diinginkan oleh tukang sihir tersebut terealisasi. Karomah tidak membutuhkan semua itu, bahkan umumnya terjadi secara kebetulan. Adapun mu’jizat, ia lebih unggul dari karomah karena adanya tantangan dalam mu’jizat itu sendiri.” (Fathul Baari 10/223)

Ane rasa sudah tidak ada keraguan lagi tentang mu’jizat. Cuman yang jadi ganjelan adalah bagaimana cara membedakan antara sihir dengan karomah. Masih bingung bro? Nyok kite belajar, sambil gelar tiker.

Pertama, telah kita ketahui bersama bahwasanya sihir adalah sesuatu yang dilarang.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اجتنبوا الموبقات: الشرك بالله والسحر

“Jauhilah perkara-perkara yang membinasakan, yaitu syirik kepada Allah dan sihir” (Shahih Bukhari no.5764)

Dan juga perbuatan sihir menyeret pelakunya pada kekafiran.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

وَاتَّبَعُوْا مَا تَتْلُوا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ ۚ  وَمَا کَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰـكِنَّ الشَّيٰـطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ ۙ  وَمَآ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَـکَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ  ؕ  وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْلَاۤ اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْؕ ….

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa Kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia, yaitu Harut dan Marut. Padahal, keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.” … (QS. Al-Baqarah: Ayat 102)

Apa itu Karomah

Kemudian bro, kite inget penjelasan Imam al Maziri rahimahullah bahwasanya karomah umumnya terjadi secara kebetulan. Jadi bukan didapat dengan belajar, atau diwariskan dari nasab yeee… catet!

Yang namanya sihir, tidak akan muncul kecuali dari orang fasiq. Sedangkan karomah tidak akan terjadi pada diri orang yang fasiq. Lalu apakah yang dimaksud wali Allah diberi karomah?

Kite lihat dulu deh, siapa itu yang dimaksud wali Allah.

اَ لَاۤ اِنَّ اَوْلِيَآءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

“Ingatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”
(QS. Yunus: Ayat 62)

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَ

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa.”
(QS. Yunus: Ayat 63)

Jadi bro, syarat dari wali Allah adalah harus beriman dan bertaqwa.

Sebagaimana hal ini dijelaskan oleh Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsir beliau. Maka dapat kita pahami bahwasanya wali Allah tidak akan melakukan perbuatan yang melanggar syari’at apalagi melalukan perbuatan yang dapat membatalkan keimananannya seperti sihir.

Al Hafidz Ibnu Hajar al Asqolani rahimahullah berkata,

وَيَنْبَغِي أَنْ يُعْتَبَرَ بِحَالِ مَنْ يَقَعُ الْخَارِقُ مِنْهُ فَإِنْ كَانَ مُتَمَسِّكًا بِالشَّرِيعَةِ مُتَجَنِّبًا لِلْمُوبِقَاتِ فَالَّذِي يَظْهَرُ عَلَى يَدِهِ مِنَ الْخَوَارِقِ كَرَامَةٌ وَإِلَّا فَهُوَ سِحْرٌ

“Harus diperhatikan juga keadaan orang yang mendapatkan hal yang di luar kebiasaan tersebut. Jika ia adalah orang yang berpegang teguh kepada syari’at dan menjauhi segala dosa yang membinasakan, maka hal luar biasa yang terjadi padanya adalah karomah. Jika tidak demikian keadaannya, maka itu adalah sihir.” (Fathul Baari 10/223)

Serupa dengan apa yang telah disampaikan oleh Imam Asy-Syafi’i,

وقد قال يونس بن عبد الأعلى الصدفي : قلت للشافعي : كان الليث بن سعد يقول : إذا رأيتم الرجل يمشي على الماء ويطير في الهواء فلا تغتروا به حتى تعرضوا أمره على الكتاب والسنة ، فقال الشافعي : قصر الليث رحمه الله ، بل إذا رأيتم الرجل يمشي على الماء ويطير في الهواء فلا تغتروا به حتى تعرضوا أمره على الكتاب والسنة

“Yunus bin ‘Abdil A’la berkata ; “Aku berkata kepada Asy-Syafi’i : Al-Laits bin S’ad berkata : Jika kalian melihat seseorang berjalan di atas air maka janganlah kalian tertipu olehnya hingga kalian menimbang perkaranya di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah.” Maka Asy-Syafi’i berkata, “Al-Laits rahimahullah masih kurang, bahkan jika kalian melihat seseorang berjalan di atas air dan terbang di atas udara maka janganlah terpedaya olehnya hingga kalian menimbang perkaranya di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah” (Aadaab Asy-Syaafi’i wa Manaaqibuhu hal. 184)

Pertanyaannya, bagaimana jika ada sesorang yang mengaku mengetahui hal yang ghaib?

Bagaimana dengan orang yang dapat mengetahui hal ghaib?
Dapat membaca pikiran, atau menebak masa depan?
Apakah bisa disebut wali???

Jawabannya TIDAK

وَعِنْدَهٗ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَاۤ اِلَّا هُوَ  ؕ  وَيَعْلَمُ مَا فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ  ؕ  وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَّرَقَةٍ اِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِيْ ظُلُمٰتِ الْاَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَّلَا يَابِسٍ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

“Dan kunci-kunci semua yang ghaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Al-An’am: Ayat 59)

قُلْ لَّا يَعْلَمُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ الْغَيْبَ اِلَّا اللّٰهُ  ؕ  وَمَا يَشْعُرُوْنَ اَيَّانَ يُبْعَثُوْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Tidak ada sesuatu pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah. Dan mereka tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan.”” (QS. An-Naml: Ayat 65)

Terus…, bagaimana dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kok bisa tau kejadian yang akan menimpa ummatnya?

Nganu bro…. Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ لَّاۤ اَمْلِكُ لِنَفْسِيْ نَـفْعًا وَّلَا ضَرًّا اِلَّا مَا شَآءَ اللّٰهُ    ؕ  وَلَوْ كُنْتُ اَعْلَمُ الْغَيْبَ لَاسْتَكْثَرْتُ مِنَ الْخَيْرِ   ۖ    ۛ   وَمَا مَسَّنِيَ السُّۤوْءُ     ۛ   اِنْ اَنَاۡ اِلَّا نَذِيْرٌ وَّبَشِيْرٌ لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat maupun menolak mudarat bagi diriku kecuali apa yang dikehendaki Allah. Sekiranya aku mengetahui yang ghaib, niscaya aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan tidak akan ditimpa bahaya. Aku hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman.”” (QS. Al-A’raf: Ayat 188)

Jadi tidak betul jika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tau yang ghaib. Terus darimana beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan kejadian yang akan menimpa ummatnya? Jawabannya, dari apa yang diwahyukan… catet!

قُلْ لَّاۤ اَقُوْلُ لَـكُمْ عِنْدِيْ خَزَآئِنُ اللّٰهِ وَلَاۤ اَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَاۤ اَقُوْلُ لَـكُمْ اِنِّيْ مَلَكٌ  ۚ  اِنْ اَتَّبِعُ اِلَّا مَا يُوْحٰٓى اِلَيَّ    ؕ  قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ   ؕ  اَفَلَا تَتَفَكَّرُوْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan aku tidak mengetahui yang gaib dan aku tidak (pula) mengatakan kepadamu bahwa aku malaikat. Aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku.” Katakanlah, “Apakah sama antara orang yang buta dengan orang yang melihat? Apakah kamu tidak memikirkan(nya)?”” (QS. Al-An’am: Ayat 50)

So… apabila ada yang ngaku mengetahui yang ghaib, bagaimana?

Secara tidak langsung dia mengaku menjadi nabi atau rasul, bahkan melebihi kemampuan para nabi dan rasul berdasarkan nash yang ada. Keprimen soon….?!

Orang yang seperti itu, meskipun bersorban atau berjubah putih BUKANlah wali Allah melainkan wali syaithan.

Ia adalah salah satu dari kelima jenis thaghut yang harus dijauhi.

وَلَـقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ ۚ  فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ   ؕ  فَسِيْرُوْا فِيْ الْاَرْضِ فَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِيْنَ

“Dan sungguh, Kami telah mengutus seorang Rasul untuk setiap umat (untuk menyerukan), “Sembahlah Allah, dan jauhilah Thaghut”, kemudian di antara mereka ada yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula yang tetap dalam kesesatan. Maka berjalanlah kamu di Bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul).” (QS. An-Nahl: Ayat 36)

لَاۤ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِ ۙ  ۙ   قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ  فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوْتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى ۙ  لَا انْفِصَامَ لَهَا   ؕ  وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barang siapa ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: Ayat 256)

Wallaahu a’lam bish shawwab
#yukbelajartauhid

TANDA-TANDA GANGGUAN JIN PADA TUBUH FISIK & PSIKIS

A. TANDA-TANDA PADA TUBUH FISIK & PSIKIS
1. Sering merasa was-was dan ketakutan tanpa sebab yang jelas.
2. Suka marah-marah dengan kadar emosi tidak terkendali.
3. Dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat.
4. Merasa lesu dan malas untuk beribadah.
5. Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, (susah mengingat rakaat yang sudah dikerjakan).
6. Suka menghayal, melamun, menyendiri dan mengurung diri secara berlebihan.
7. Sering pusing, dan merasa sakit pada kedua mata, telinga, hidung, bahu dan belikat, gigi, tenggorokan atau lambung tanpa sebab yang jelas.
8. Selalu berpaling dari dzikir mengingat Allah dan memandang remeh kegiatan ibadah sholat dan amal kebaikan lainnya.
9. Pikiran selalu linglung, merasa sedih, jantung berdebar-debar keras.
10. Sering kesurupan baik separuh ingatan atau secara total.
11. Sering mendengar bisikan memanggil namanya atau menyuruh sesuatu kejahatan semisal mencekik anak sendiri bahkan menyuruhbunuh diri.
12. Merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam akan membunuh.
13. Merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan untuk melakukan sesuatu, membunuh, memperkosa, memukul, meloncat dari tempat yang tinggi, terjun kesungai atau jurang, menabrakan diri ke kereta api atau kendaraan lain.
14. Sering mencium bau –bauan wangi kembangatau dupa, bau anyir atau busuk yang tidak terlihat sumber baunya.
15. Melihat benda benda seakan bergerak, berputar, terbalik , miring dan lain sebagainya.
16. Melakukan tindakan tindakan aneh tanpa disadari.
17. Tiba tiba dapat meramal, menerawang, membaca fikiran orang lain atau mengetahui apayang akan terjadi.
18. Cemas dan paranoid (takut yang berlebihan).
19. Melihat penampakan mahluk halus atau merasakan keberadaan mahluk halus.
20. Rasa sakit disalah satu anggota badan namun setelah diperiksa secara medis tidak ditemukan adanya kelainan atau dokter tidak sanggup mengobati penyakit tersebut.

B. TANDA-TANDA WAKTU TIDUR
1. Susah tidur, Selalu cemas dan sering terbangun dimalam hari, kecuali setelah berupaya dengan susah payah.
2. Susah bangun dan banyak tidur sehingga tidakbisa melakukan ibadah yang diinginkan.
3. Mimpi buruk melihat sesuatu yang mengancam dan menakutkan , ingin berteriak minta tolong namun tidak bisa.
4. Mimpi melihat berbagai binatang seperti ular, ulat, anjing, tikus, onta, kuda, monyet, serigala, harimau dan binatang lain yang menakutkan.
5. Tertawa, menangis, berteriak, mengomel atau merintih pada saat tidur.
6. Mimpi seolah-olah jatuh dari tempat yang tinggi dan semua yang berkaitan dengan tempat tinggi; seperti mendaki tempat yang tinggi.
7. Berdiri dan berjalan pada waktu tidur tanpa disadari.
8. Mimpi berada dalam lingkungan pemakaman, didalam kuburan, tempat sampah atau jalan dan lingkungan yang seram dan mengerikan.
9. Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.
10. Mendengkur dengan keras (seperti harimau, dsb), mimpi-mimpi yang seram dan mengerikan.
11. Mimpi bertemu dengan orang yang sama (laki/perempuan) berkali-kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan itu.
12. Mimpi seakan akan dihimpit benda yang berat dan sulit untuk melepaskan diri dari himpitan tersebut.
13. Mimpi melihat atau bertemu keluarga yang sudah meninggal, melihat mayat, mimpi mati, mimpi berbicara dengan orang yang mati dan semua mimpi yang berhubungan dengan kematian.
14. Mimpi berada di masa atau abad yang lampau.
15. Mimpi melihat suatu peristiwa dan keesokan harinya mengalami peristiwa persis seperti yang dialami dalam mimpi tersebut.

C. 5 KEJAHATAN BARU
1. Gejala Tipes,
tubuh seperti terbakar atau terpanggang api panas namun ketika di ceck temperatur tubuh normal.
2. Membuat Kecelakaan.
untuk mensukseskan keinginannya, kadang jin melakukan segala cara termasuk membuat orang ngantuk dijalan atau bahkan menggerakantangan manusia yang dirasukinya hingga terjadi kecelakaan.
3. Impotensi,
Jin kadang bersarang dikemaluan laki-laki dan membuat fikiran manusia kotor saat melihat lawan jenisnya. Memunculkan semua sifat jelek hingga ia menjadi sampah masyarakat.
4. Mengganggu rahim dengan penyakit kista/mium.
5. Sindikat kristenisasi ghaib terstruktur dan terorganisir [ditemukan pertama kali dipalembang].

Sumber:Materi Pelatihan QHT ust Perdana Akhmad, dan analisa dilapangan.

Semoga menjadi referensi bagi para praktisi ruqyah sebagai bahan pertimbangan untuk pergi ke dokter atau peruqyah.

Salam Tauhid.
Nuruddin Al Indunissy

Manfaat Tidur Miring Ke Kanan

HENDAKNYA mendahulukan posisi tidur diatas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) serta berbantal dengan tangan kanan, tak mengapa jika setelahnya berubah posisinya diatas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah : “Berbaringlah diatas rusuk sebelah kananmu. ” (HR. Al-Bukhari no. 247 serta Muslim no. 2710).
Salah satu adab tidur yaitu di sarankan untuk miring ke kanan, serta dibalik sunnah Nabi ini ternyata sangat banyak hikmah serta manfaat yang dapat kita ambil dari segi kesehatan.
Berikut Manfaat Tidur Menghadap Ke Sebelah Kanan menurut Penjelasan Medis.
 1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri. 
Secara anatomis, otak manusia terdiri menjadi dua bagian kanan serta kiri. Bagian kanan yaitu otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Biasanya kita menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang menguasai dalam beraktifitas seperti makan, memegang serta lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi semua aktifitas organ tubuh bagian kanan akan terlepas dari bahaya yang muncul akibat sirkulasi yang melambat waktu tidur/diam.
Bahaya itu meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, serta penambahan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Hingga bila seorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko yaitu otak sisi kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak menguasai).
2. Mengurangi beban jantung. 
Posisi tidur kesebelah kanan yang rata, memungkinkan cairan tubuh (darah) terdistribusi merata serta terkonsentrasi di samping kanan (bawah). Hal ini akan mengakibatkan beban aliran darah yang masuk serta keluar jantung lebih rendah. Efek posisi ini yaitu denyut jantung jadi lebih lambat, desakan darah akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.
Tidur miring ke kanan bikin jantung tak tertimpa organ yang lain. Hal ini karena sebab posisi jantung yang lebih cenderung ada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada segi kiri mengakibatkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan ada diatas. Sedangkan paru-paru kanan memperoleh pasokan darah yang semakin banyak dari paru-paru kiri.
3. Mengistirahatkan lambung. 
Lambung manusia berupa seperti tabung berupa koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Bila seseorang tidur kesebelah kiri jadi sistem pengeluaran chime (makanan yang sudah diolah oleh lambung serta bercampur asam lambung) bakal sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat sistem pengosongan lambung.
Kendala ini selanjutnya bakal meningkatkan akumulasi asam yang akan mengakibatkan erosi dinding lambung. Posisi ini akan mengakibatkan cairan usus yang berbentuk basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.
4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu serta pankreas. 
Ada aliran chime yang lancar akan mengakibatkan keluaran cairan empedu juga bertambah, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas akan bertambah dengan posisi mirin ke kanan.
5. Meningkatkan saat penyerapan zat gizi. 
Waktu tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi samping kanan, maka perjalanan makan yang sudah tercerna serta siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini dikarenakan posisi usus halus sampai usus besar ada di bawah. Saat yang lamam selamat tidur sangat mungkin penyerapan bias maksimal.
6. Merangsang buang air besar (BAB). 
Dengan tidur miring ke sebelah kanan, sistem pengisian usus besar sigmoid (sebelumnya anus) akan lebih cepat penuh. Bila telah penuh, akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus hingga mudah buang air besar.
7. Mengisitirahatkan kaki kiri. 
Pada orang dengan gerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi waktu beraktifitas cenderung memakai kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Hingga kaki kiri umumnya cenderung lebih terasa pegal dari kanan, terlebih kaki tempati posisi paling bawah. Serta aliran darah di kaki untuk kembali cenderung lebih lambat. Bila tidur miring kanan, maka pengosongan vena kaki kiri semakin lebih cepat hingga rasa pegal lebih cepat hilang.
8. Menjaga kesehatan paru-paru. 
Paru-paru kiri lebih kecil dibanding dengan paru-paru kanan. Bila tidur miring ke samping kanan, jantung akan cenderung ke samping kanan. Hal ini tak jadi permasalahan karena paru-paru kanan semakin besar. Lain perihal bila bertumpu pada seb
9. Menjaga saluran pernapasan. 
Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal yang bisa mengganggu saluran pernapasan. Tidur dengan posisi telentang, menyebabkan saluran pernapasan terhambat oleh lidah. Yang juga menyebabkan seorang mendengkur. Orang yang mendengkur waktu tidur mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang bisa menyebabkan terhentinya nafas untuk sebagian detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang itu umumnya akan bangun dengan kondisi pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Pastinya ini begitu mengganggu kualitas tidur.
Sungguh begitu sombong manusia, jika manusia tak mentaati tuhannya yang maha hidup lagi terus-terusan serta tak tertimpa rasa kantuk serta tidur. Sedangkan manusia hanya mahluk lemah yang jika satu aktivitas ditinggalkan (seperti tidur yang nampaknya remeh), ternyata bisa menyebabkan efek jelek untuk manusia tersebut hingga berbuntut pada kematian.
Maka benarlah Allah serta begitu tepatlah kalau hanya Allah lah satu-satu dzat yang maha hidup serta qoyyum yang tidak pernah terserang rasa kantuk serta tak pernah tidur. Wallahu’alam Bishowab, Semoga bermanfaat. Doa serta Adab Tidur

sumber: http://kabarislamipopuler.blogspot.co.id/

Teraphy Qur’ani(Ruqyah Syar’iyyah) Dan Kajian Tazkiyatun Nafs

Bersama :

TEAM REHAB HATI BANDUNG

==============================================

Sudah Sampaikah Informasi Ini Pada Anda
Bahwa!!!

Allah Menurunkan Al Qur’an sebagai Penyembuh Dan Rahmat Bagi Orang Yang Beriman

Imam Ibnul Qoyyim Mengatakan:

“Tidak Ada Penyakit Apapun Yang Mampu Bertahan Lama Ketika Di Hadapkan dengan Al Qur’an!!!”

Segera Ambil Bagian Dalam Event Spesial ini Dan Nikmati Jamuan Kedahsyatan Al Qur’an
✍🏻Catat Tanggal Dan Tempatnya:

🗓Waktu: Ahad, 18 Desember 2016

⏰pukul : 07.30 – 12.00 WIB

🕌Tempat : Masjid Jendral Sudirman Komplek PPI
Jl. Terusan Katamso, Pertigaan Pahlawan Bandung (Dekat Griya Pahlawan)

GRATISSS…TERBUKA UTK UMUM (Ikhwan & Akhwat)

📞Kontak Person :

🚹Ikhwan :
0856-2477-4517(Abu Syahla)

🚺Akhowat :
0812-4348-8527 (Aldipu Dina)

Note:
* Berpakaian syar’i (lengkap dengan kaos kaki untuk muslimah)

* Akhwat Bawa Mukena Masing – masing

* Bawa Azimat, Isim, Wafaq (Bagi yang punya, utk diMusnahkan)

Klik Peta Lokasi Acara : http://bit.ly/2h1Grpg

Bantu sebar yaa..

Jazaakumullah Khairan💕